TANPA HUJAN HANYA GERIMIS

Imlek 2560 baru baru ini hadir tidak dengan hujan kecuali gerimis sebentar di Jakarta.
Ini petanda kurang baik menurut kepercayaan karena air adalah lambang kesejahteraan.

Tetapi menurut saya secara ilmiah memang kita semua harus mulai meperhatikan soal air. Kebanyakan mass media meributkan soal banjir di ibukota, tetapi antithesenya lebih memprihatinkan sebenarnya. Bayangkan, ….kita bicara pesimis aja supaya jangan lengah…, kalau Jakarta kekurangan air , defisit 10% saja dari yang minimal yang dibutuhkan. Apa yang terjadi? Dengan mudah dibayangkan sepuluh juta orang saling berebut supaya tidak kekurangan air. Bahkan untuk minum saja.

Rasanya sudah waktunya kita mulai bicara banjir dengan tidak terlepas dari bicara musim kemarau.
Banjir dan kekeringan bukan dua hal yang terpisah.

Baiknya kita ingat ingat lagi tentang ramalan nabi Yusuf A.S tentang tujuh sapi gemuk yang menelan tujuh sapi kurus .

Gong Shi fat Cai.
foto: Mesin mobil VW 1302 yang tak memerlukan air buat pendinginannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: