PELAJARAN DARI PERISTIWA KERUSUHAN BERDARAH DI KOJA, something to kill or die for

Sudah kita saksikan bahwa kalau sudah mau menggusur tak peduli bahwa itu adalah situs bersejarah, (aparat) Pemda bersedia membunuh atau dibunuh.Lalu bagaimana kita bisa mempertahankan sebuah artefak dengan pernyataan pernyataan dan pengumpulan tanda tangan saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: