BANGSA YANG BAKALAN JADI ALKOHOLIK KALAU TIDAK DILAKUKAN SESUATU

Miras murah dan miras mahal mungkin sama sama bisa bikin teler, tetapi belakangan miras murah kok jadi lethal. Apa perlu pemerintah sekalian memberi subsidi minuman keras buat golongan miskin?

Di Salatiga baru baru ini ( 19 April 2010), lagi lagi 10 orang tewas dan 14 orang dirawat intensif di RS akibat minum oplosan miras. Kenapa tidak ada kampanye besar besaran melawan bahaya alkohol seperti kampanye besar besaran dan ekspansiif melawan rokok. Padahal klaim kematian akibat rokok tidak begitu jelas faktanya dibandingkan alkohol ini.
Menurut seorang pakarnya, Sendy Sontosa,jelas jelas Alkohol itu termasuk dalam golongan zat psikoaktif seperti halnya heroin, morfin, LSD, Amphetamine, Cocaine dan Marijuana…

Rokok memang masuk dalam golongan stimulan seperti kafein tapi kedua ini tidak termasuk zat psikoaktif.

zat psikoaktif adalah zat yang dapat merupah pola pikir, panca indera, perasaan, kesadaran…dan selalu mempunyai sifat Tolerance Of Use.

Budaya barat bersikap ragu ragu terhadap alkohol, dan mereka menyebutnya the only legal drugs. Kita tak punya dasar sama sekali untuk bersikap mendua.

Dibanding dengan drugs lain seperti Opiat, Amphetamine, Cocaine, Marijuana , yang  paling berat dan bahaya adalah Alcohol karena dia bisa masuk dalam uppers dan juga downers, ini berbeda dengan drugs lain. Tingkat bunuh diri, depresi dan kekerasan juga paling banyak dalam alkohol sebenarnya. Dan yang lebih parah adalah karena alkohol dijual bebas dan mudah diproduksi dan didapatkan dimana saja seperti kasus oplosan diatas.

Sebagaimana drugs yang lain, alkohol pun punya guna  untuk pengobatan dan penjagaan kesehatan.Namun itu pun ada tata caranya dan dosis tertentu. Tidak bisa seenaknya tanpa pengawasan dokter.

Alkohol dalam kondisi cuaca yg sangat dingin sekali bisa bermanfaat untuk  penghangat tubuh. (Tapi untuk di Indonesia umumnya tidak ada alasan ini )

UPPERS SEKALIGUS DOWNERS.

Uppers adalah drugs yg begitu kita pakai akan meningkatkan gairah, kewaspadaan dan sebagainya seperti doping dalam olah raga, kurang lebih. “Anggota” uppers yaitu : Amphetamine, Sabu2, Ecstasy dan Cocaine.

Downers berpotensi kebalikannya ,kalau kita gunakan akan bereaksi dan membuat kita menjadi mengantuk dan lemas, seperti Heorin, dan Ganja.

Ini sudah hukum alamnya drugs2 ini.

Tetapi kalau Alkohol dia bisa berada di keduannya. Terkadang bisa membuat Uppers terkadang bisa jadi Downers.Tak heran kalau kita lihat orang orang  yg sudah kecanduan alkohol lama dan parah, mereka kadang kadang ber- reaksi mereka seperti orang yang habis menghisap ganja tapi kadang juga seperti orang habis menggunakan cocaine. Demikian menurut Sendy Sontosa.

berita terkait: http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/04/22/103903/Korban-Miras-Oplosan-di-Salatiga-Bertambah

Artikel mengenai bahaya alkohol:

http://www.facebook.com/profile.php?id=1059563420&ref=profile#!/notes/sendy-sontosa/konsumsi-alkohol-ciutkan-otak/66089893478

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: