TERLAMBAT DAN KURANG LENGKAP TAPI MASIH OK

Pemerintah sebenarnya punya satu kartu truf untuk mengendalikan pergerakan kendaraan bermotor tanpa membatasi penjualannya : batasi penggunaan BBM. Toh pemerintah juga yang mengendalikan pengadaan, pendistribusian dan harga, jadi tak akan ada krisis dan ekses2 disekitar BBM kalaupun diadakan pembatasan. Saya ingat beberapa tahun yang lalu seorang pejabat Pertamina dengan pongahnya mengatakan: “Berapapun kebutuhan BBM di Jakarta, Pertamina akan penuhi”. Inilah kunci masalah kemacetan. Pemerintah sebenarnya punya kebijakan mendukung pergerakan kendaraan tanpa batas. Entah disadari atau tidak akan berujung pada kemacetan. Obama juga mengkritik bahwa negara negara yang BBMnya di subsidi akan merangsang penggunaan BBM lebih besar. Subsidi memang mungkin masih dibutuhkan, tetapi subsidi juga bisa diikuti dengan pembatasan distribusi BBM. Buat Indonesia pengguaan BBM yang lebih besar ( 60% dihabiskan oleh kendaraan yang bermacet ria setiap hari) telah menendang RI dari negara pengekspor minyak masuk ke negara importir minyak. Pembatasan penggunaan BBM pada ujungnya bisa mengembalikan RI menjadi negara pengekspor minyak lagi. Saya juga heran kenapa kartu truf ini tidak dipakai.Padahal yang paling strategis, tanpa biaya apapun,langsung bisa diterapkan tanpa menunggu waktu apapun, dan bisa menolong memperbaiki posisi keuangan negara.

acuan: http://www.detiknews.com/read/2010/09/02/180152/1433895/10/17-jurus-pemerintah-atasi-kemacetan-di-jakarta

usulan lain:  https://saptono.wordpress.com/2008/06/05/bensin-prabayar/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: