Pidato Ir. Sukarno tanggal 6 Mei 1945

Poster propaganda  Gerakan 3 A : Nippon Cahaya Asia, Nippon Pelindung Asia, Nippon Pemimpin Asia.

Pidato Ir. Sukarno tanggal 6 Mei 1945 sekembalinya dari perjalanan ke Makassar 26 April-2 Mei 1945.

Transkrp pidato:

Pada hari mulia Tenco Setsu yang baru lalu ( hari kelahiran Kaisar Hirohito, 29 April), maka rakyat Indonesia yang berdiam di daerah daerah pemerintahan Kaigun ( Angkatan Laut Jepang) mendapat kebahagiaan yang amat besar. Pada hari itu diperkenankanlah berkibar bendera kebangsaan kita sang merah putih, dinyanyikan lagu Indonesia Raya, serta ditambah kesempatan bagi penduduk disana untuk ikut campur mengambil bagian didalam pemerintahan negeri .

Dengan bantuan Minseku serta Jawa Disekanhu Maka saya dari tanggal 26 April sampai tanggal 2 Mei yang baru lalu, berada di Sulawesi, untuk memberi bantuan kepada usaha peperangan dan persiapan Indonesia merdeka. Rakyat Indonesia di daerah Kaigun telah insaf se insafnya bahwa dua usaha ini tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Perang yaitu merdeka, merdeka yaitu perang. Juga disana saya gemblengkan didalam hati sanubari rakyat bahwa kewajiban kita bukan hanya mencapai Indonesia merdeka selekas mungkin,tetapi memiliki Indonesia merdeka itu buat se lama-lamanya. Syarat mutlak untuk memiliki Indonesia merdeka buat se lama-lamanya ialah lenyapnya hancur leburnya imperialisme Inggris Amerika dari benua Asia. Karena itu marilah kita berjuang mati matian untuk menyusun negara Indonesia yang merdeka serta dengan perjoangan mati-matian menghancur leburkan kan pihak sekutu dan marilah kita seluruh rakyat Indonesia di segenap kepulauan Indonesia marilah kita bersatu. Indonesia merdeka adalah Indonesia bersatu. Karena bersatu Indonesia menjadi kuat, karena kuat Indonesia menjadi merdeka, karena merdeka Indonesia masuk menjadi anggota yang sejati dalam kekeluargaan Asia Timur Raya. Sehidup semati sebelum Indonesia merdeka. tetap sehidup semati dengan Dai Nippon sesudah Indonesia merdeka.
Keinsafan ini menyala nyala benar didalam dadanya pemuda pemuda di Makassar. Ratusan dari mereka menjadi perajurit perajurit Kaigun Heiho. Bahkan ratusan pula masuk dalam Teijintai yaitu barisan berani mati. Semboyan yang disusun oleh bidang Kuotamin yang ke tujuh yaitu semboyan merdeka atau mati, telah berkobar-kobar pula didalam jiwa para pemuda itu. Merekapun bersumpah lebih baik hancur lebur lenyap dari muka bumi daripada dijajah kembali. Melihat semangat yang demikian itu keinsafan saya kepada keteguhan Indonesia merdeka menjadilah kuat sekuat-kuatnya. Bangsa yang pemuda pemudanya bersumpah merdeka atau mati pasti akan mengalami hari kemudian yang gilang gemilang…..

sumber: http://www.youtube.com/watch?v=2i4frXsOL5c&feature=relmfu MOHON MAAF LINK INI TIDAK TERSEDIA LAGI DI YOUTUBE. ALAMAT LINK TIDAK DIHAPUS DEMI CATATAN SAJA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: