SEJARAH DAN ILMU BUMI

Pada halaman 14 harian Kompas hari ini ( Sabtu 27 april 2013) ada artikel yang dimulai dengan kata kata: “ kebudyaan Hindu-Buddha tak hanya menyebar di Pulau Jawa, tetapi juga di Pulau Sumatra. ……..dst ………….( judul artikel : Jejak ramai di Padang Lawas/ desk Arkeologi oleh Lusiana Indriasari).
Kata : …tak hanya menyebar di Pulau Jawa…. memberi kesan bahwa Pulau Jawa merupakan keharusan sebagai tempat terjadinya penyebaran kebudayaan Hindu Buddha dalam sejarah sementara Pulau Sumatera belum tentu. Ada sesuatu yang dilupakan kalau kesan ini memang benar, yakni bahwa Pulau Sumatera berada di separuh perjalanan antara India sebagai pusat agama Hindu/Buddha dan Pulau Jawa sebagai sasaran penyebarannya. Ini berarti boleh jadi sebelum mencapai Jawa para penyebar agama tersebut telah sampai di Sumatra. Hal yang sama juga terjadi dalam pemikiran mengenai penyebaran agama Islam. Orang sering melupakan bahwa Eropah terletak jauh lebih dekat dengan pusat awal agama Islam daripada Indonesia, tetapi mereka menganggap Eropah sangat terkebelakang dalam mengenal Islam meski juga mereka tahu bahwa sebagian Eropah yaitu semenanjung Iberia pernah Islam selama lebh dari 9 abad. . Memang pada akhirnya kita harus menggabungkan pengetahuan kita mengenai sejarah dengan pengetahuan kita dengan ilmu bumi. Keduanya meakili dua unsur utama semua keberadaan: Waktu dan ruang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: