TEORI SAYA MENGENAI APAKAH MEGAWATI MENYESAL TELAH MENCALONKAN JOKOWI

Kalau kebenaran masih sulit didapat kita bikin teori dulu. Urut urutan yang sudah terjadi:

  1. Masa pra-pencalonan Jokowi oleh PDI-P :Mega kukuh dengan mengatakan bahwa pencapresan Jokowi hanya sesudah hasil pileg didapat. Percuma mencalonkan kalau threshold tidak dilampaui.
  2. Massa pendukung Jokowi senewen dengan kekukuhan Mega, membujuk beliau untuk segera merestui Jokowi sebagai capres PDI-P, mungkin dengan menunjuk nunjukan survey-survey yang mengatakan PDI-P akan mendapat minimum 27%.hingga PDI-P bisa mencalonkan Presiden dan wapres sendiri, dimana wapres rencananya di jatahkan ke  Puan. Mega yang akhirnya percaya bahwa  prediksi survey= kenyataan, menandatangani surat perestuan.
  3. 9 April 2014 hasil quick count: PDIP tidak bisa mencalonkan Pesiden sendiri ,alih-alih wapres tentu mengecewakan Mega dan lebih lagi putrinya.
  4. Merasa dijebak dengan angka angka survey tentu Mega marah, dan kemarahannya yang bercampur kecemburuan dilampiaskan kesiapa lagi kalau bukan pada capres yang direstuinya.
  5. The Jakarta Post bukan Koran abal-abal tentu tak mau kehilangan reputasi dengan memberitakan sesuatu tanpa dasar yang terkonfirmasi. Memang kemudian dikatakan JP meralat tetapi sebenarnya cuma memberitakan bantahan-bantahan.

Urut-urutan yang akan terjadi

  1. Dengan dalih : “kita kan tidak bisa mencalonkan capres sendiri, jadi pencalonan presiden internal PDI-P batal dengan sendirinya” Mega kembali ke perjanjian Batu Tulis: Capres Prabowo-wacapres Puan Maharani. Prabowo tentu senang-senang saja perjanjian tertulis Batu Tulis tidak jadi dihianati, tetapi bisa saja Prabowo menolak Puan karena merasa telah dikhianati disamping menilai Puan tidak cukup electable. Kini giliran Mega menuduh Prabowo mengingkari perjanjian Batu Tulis . Mega menginstruksikan kadernya cari koalisi lain kalau perlu dengan Golkar,  sementara Jokowi harus menawar-nawarkan diri atau menunggu pinangan koalisi lain.
  2. Giliran massa PDIP pendukung Jokowi yang kecewa tetapi tak bisa berbuat sesuatu lagi. Massa pendukung Jokowi non PDIP menggadang-gadangkan koalisi barunya Jokowi.

Jangan lupa ini teori lho, dunia politik terbukti selalu penuh dengan surprise, kita cuma bisa bikin teori dan menunggu. Biar bagaimanapun hasil Pileg belum resmi diumumkan. Siapa tahu prediksi survey memang sama dengan versi pengumuman resmi.

Cerita awalnya: http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/04/12/pdip-bantah-puan-usir-jokowi-dari-rumah-megawati Berita bantahannya: http://www.thejakartapost.com/news/2014/04/13/pdi-p-nixes-jokowipuan-rift-claims.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: