BERAPA BIAYA PRODUKSI 1 LITER BBM?

Belakangan ini muncul pertanyaan sehubungan dengan pengurangan/pencabutan subsidi BBM, berapa sebenarnya harga wajar 1 liter BBM?

Saya kira sebenarnya biaya produksi  1 liter BBM mudah dihitung berdasar harga per barrel = per drum yang kira kira antara 120 – 160 liter.
Tinggal dihitung setelah penyulingan berapa bagian yang jadi (beberapa jenis) BBM, berapa yang jadi residu yang bisa jadi bahan bahan non BBM ( petro kimia/ banyak peminatnya juga ), semua ada prosentasenya.

Namun yang perlu diperhatikan :
1. Harga fixed nominal yang ditetapkan APBN adalah harga minyak mentah (MM) standard kualitas tertentu ( Indonesia       biasanya menggunakan tipe Minas sebagai patokan) dan umumnya supaya mudah bagi penyusun APBN ,merefer NYMEX dan Press.
2. Harga MM di pasar nyata bervariasi, tergantung kualitas dan hubungan penjual dan pembelinya ( Misalnya Venezuela menjual ke Cuba dengan harga khusus. Iran menjual ke India dengan harga sekian , dst dst…. pendek kata :tergantung persaingan harga dan politik)
3. Pertamina atau pengilang lain menentukan standard kualitas MM ( assay) yang dibutuhkan untuk kilang-kilangnya.
4. Standard yang ditentukan Pertamina bisa dipenuhi dengan mencampur beberapa sumber penjual di seluruh dunia. Supplier MM mencari campuran yang bisa diterima standard Pertamina dan ( tentunya ) yang paling besar marginnya terhadap harga APBN. Dalam laporan khusus Tempo beberapa tahun yang lalu, apa yang disebut Zatapi cocktail ( campuran MM dari berbagai sumber di dunia , mulai dari Australia hingga Afrika ) berharga ( lelang) sekitar 40 USD kalau saya tidak salah ingat.
5. Intinya ada gap antara harga APBN dan harga real pasar berdasar standar Pertamina. Dan gap ini bisa besar bisa kecil, tergantung kelihayan supplier ( yang ditunjuk berdasar lelang) untuk mencari campuran dengan harga yang paling menguntungkan mereka. Ini bisa terjadi karena pemerintah menentukan harga sementara Pertamina sebagai pembeli, pengilang dan penyuplai menentukan kualitas. Dalam konteks ini diantara harga dan kualitas , ada dong wilayah abu-abu.
6. Pemerintah tentu menghitung dan melaporkan harga per liternya berdasar harga per barrel yang ditetapkan APBN.
7. Pertamax atau pertamax plus berdasar kepentingan persaingan ( dengan SPBU asing) tentu dighitung dengan harga nyata pasar tadi.
Jadi dalam hal ini bila ingin tahu berapa biaya nyata produksi BBM bersubsidi perlu diungkap hubungan antara harga per barrel yang ditetapkan APBN dan kualitas MM yang dibutuhkan Pertamina.CMIIW.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: